Nasabah Bank, Pengertian dan Keuntungannya

Dalam dunia perbankan, Anda mungkin telah sering mendengar atau membaca kata nasabah. Hampir semua transaksi dan berbagai surat yang mencantumkan kata nasabah. Sebenarnya apa pengertian nasabah bank itu. Secara umum nasabah bank bisa diartikan sebagai pelanggan dari sebuah bank, atau orang yang menggunakan semua layanan yang ada pada suatu bank untuk melakukan transaksi baik offline maupun online.

Bank sendiri mempunyai pengertian sebagai lembaga keuangan yang menyediakan layanan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terutama dalam hal keuangan, baik layanan penyimpanan uang maupun peminjaman yang dilakukan di dalam negeri maupun di luar negeri. Dalam kegiatan perbankan tidak akan berjalan apabila tidak ada nasabah yang menggunakan jasanya untuk menggerakkan roda pertumbuhan bank.

Pengertian Nasabah Bank

bank

1. Menurut Kamus Perbankan

Pada kamus perbankan telah disebutkan bahwa nasabah ini diartikan sebagai orang atau badan yang memiliki satu atau lebih rekening baik untuk simpanan maupun untuk pinjaman pada bank tertentu. Bank yang dimaksud bisa berupa bank pemerintah ataupun bank swasta yang menjalankan usahanya baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

2. Menurut Djaslim Saladin

Djaslim Saladin pernah menulis buku yang berjudul “Dasar-Dasar Manajemen Pemasaran Bank’ dimana dalam buku tersebut dijelaskan tentang pengertian nasabah bank. Defisini menurut Djaslim Saladin adalah semua orang atau badan yang telah memiliki rekening di bank tertentu baik dalam bentuk simpanan maupun pinjaman.

3. Menurut Komaruddin

Komaruddin mengungkapkan pengertian dari nasabah bank adalah seseorang atau suatu badan perusahaan yang memiliki deposito dan rekening Koran atau juga tabungan lainnya pada suatu bank tertentu.

4. Menurut Undang-Undang Nomor 10 tahun 1998

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 pada pasal 1 ayat 16 disebutkan bahwa nasabah adalah pihak yang menggunakan jasa layanan dari bank. Berdasarkan pengertian nasabah tersebut, akan dirinci lebih lanjut pada ayat berikutnya sebagai berikut:

a. Nasabah Penyimpanan

Yang dimaksud dengan nasabah penyimpanan adalah orang yang menempatkan dananya pada suatu bank. Penempatan dana pada bank ini bisa dalam bentuk simpanan atau tabungan yang dibuat dengan perjanjian antara bank dan nasabah yang bersangkutan. Dalam artian lain nasabah penyimpanan adalah nasabah yang menggunakan jasa bank untuk menyimpan sejumlah uang di bank.

b. Nasabah Debitur

Yang dimaksud dengan nasabah debitur adalah nasabah yang mendapatkan fasilitas berupa kredit atau layanan pembiayaan yang didasarkan pada prinsip perbankan dengan adanya suatu perjanjian antara nasabah dan bank yang bersangkutan. Dalam kata lain nasabah debitur adalah nasabah yang menggunakan jasa bank untuk peminjaman sejumlah dana.

Siapa Saja Nasabah Bank Itu?


Dari pengertian tersebut, mungkin Anda akan bertanya siapa saja yang masuk dalam kategori nasabah tersebut. Dalam beberapa sumber disebutkan bahwa yang menjadi nasabah bank adalah semua pihak yang menggunakan jasa layanan dari bank tersebut. Pihak ini dapat orang pribadi atau juga suatu badan, perusahaan yang memiliki badan hukum dan dapat dibuktikan legalitasnya.

1. Badan Hukum
Nasabah bank dapat berupa suatu badan. Hal terpenting dari suatu badan yang hendak mengajukan menjadi nasabah adalah adanya aspek legalitas dari badan tersebut dan juga kewenangan untuk bertindak yang akan dilakukan oleh bank untuk semua hal yang berkaitan dengan perbankan. Kewenangan ini berkaitan dengan aspek hukum perorangan yang akan berlaku nantinya.
Kaitannya dengan kewenangan tersebut termasuk apakah perbuatan hukum yang dilakukan tersebut telah mendapatkan persetujuan dari pada pimpinan badan tersebut, termasuk komisaris dan direksi. Tindakan hukum ini juga harus telah disetujui pada Rapat Umum Pemegang Saham sesuai dengan anggaran dasar yang telah disepakati.

2. Perorangan
Nasabah perorangan terdiri dari orang dewasa dan orang yang belum masuk usia dewasa. Untuk nasabah orang dewasa dapat menjadi nasabah baik kredit, giro, maupun simpanan. Sedangkan untuk nasabah yang belum dewasa hanya bisa menjadi nasabah simpanan atau jasa perbankan lainnya yang tidak menimbulkan resiko. Bagi nasabah yang belum dewasa akan dilakukan perjanjian diantara keduanya.

Semua konsekuensi hukum yang mungkin timbul dari perjanjian tersebut dapat dibatalkan apabila tidak terpenuhinya salah satu unsur yang ada dalam perjanjian tersebut sehingga syarat sah perjanjian tidak terlaksana. Sebagian besar bank menerapkan untuk jenis nasabah kredit dan giro haruslah orang dewasa karena resiko yang tinggi apabila digunakan oleh orang yang belum dewasa.

Keuntungan Menjadi Nasabah Bank
Menjadi nasabah bank tentunya Anda telah melakukan jenis transaksi yang disediakan oleh perbankan, baik layanan simpanan maupun pinjaman. Layanan simpanan dapat dilakukan degan menyimpan uang di bank untuk tujuan menabung. Layanan pinjaman biasanya dimunculkan dalam bentuk kredit sesuai dengan ketentuan masing-masing bank. Keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika menjadi nasabah bank adalah:

1. Mendapatkan Keuntungan dan Bagi Hasil
Ketika Anda menabung di bank, Anda pasti akan dijelaskan tentang bunga yang akan Anda dapatkan dari uang yang Anda tabungkan tersebut. Memang keuntungan dari bunga tabungan memang tidak terlalu besar namun apabila Anda menabung dalam jumlah yang lama dan uang semakin besar maka kentungan yang Anda terima juga akan besar.

2. Bebas dan Aman
Anda akan mendapatkan kebebasan melakukan transaksi finansial seperti penggunaan ATM atau mobile banking. Selain itu Anda juga akan terjaga keamanannya terutama untuk sisi dana yang Anda simpan. Saat ini Bank telah di jamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang akan menjamin dana Anda tetap utuh apabila terjadi hal buruk pada bank tersebut.

3. Melakukan Pengelolaan Keuangan yang Terencana
Menabung bertujuan agar Anda dapat melakukan pengelolaan keuangan lebih baik lagi. Anda bisa memilik beberapa produk tabungan berjangka yang akan membuat perencanaan keuangan Anda lebih konsisten dan terarah. Dengan cara ini, Anda juga akan mulai terbiasa untuk disiplin dalam menjalankan rencana keuangan yang telah Anda susun.

4. Pilihan Investasi Aman
Tidak bisa dipungkiri bahwa untuk melanjutkan kehidupan tidak hanya didasarkan pada pendapatan yang Anda terima setiap bulannya. Anda juga perlu berinvestasi guna menunjang perekonomian Anda. Dengan menabung berarti Anda telah berinvestasi untuk masa depan Anda. Walaupun investasi dari menabung tidak sebesar investasi lainnya namun menabung ini cukup aman dan memiliki resiko yang lebih kecil.

5. Mudah Diambil Apabila Mendesak
Kebebasan bertransaksi yang dijelaskan diatas, juga memudahkan Anda dalam mengambil sejumlah uang ketika membutuhkan dana segera atau keperluan yang mendesak. Anda bisa menggunakan mesin ATM untuk mengambil uang tunai. Namun layanan ini tidak dapat Anda lakukan apabila Anda menggunakan tabungan berjangka yang hanya bisa diambil ketika masa temponya telah habis.

Dari pengertian nasabah bank diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa nasabah adalah orang pribadi dan juga lembaga atau badan yang menggunakan jasa layanan yang disediakan oleh bank.  Dengan menjadi nasabah bank berarti Anda telah bersedia dan tidak keberatan dengan semua ketentuan dan peraturan yang telah ditetapkan oleh pihak bank. Sebagai nasabah Anda bisa menggunakan layanan bank baik untuk simpanan maupun pinjaman.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel